Lindungi Hak Pilih Masyarakat, KPU Badung Sosialisasikan GKS

  • 15 Juli 2020
  • 16:05 WITA
berita_201507050752_LindungiHakPilihMasyarakat,KPUBadungSosialisasikanGKS.jpeg

MANGUPURA. KPU Kabupaten Badung terus berupaya untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan memastikan daftar pemilih tersusun dengan baik pada Pilkada tahun 2020. Untuk itu, memasuki tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), KPU Kabupaten Badung menggelar sosialisasi “Gerakan Klik Serentak” sebagai penanda dimulainya pelaksanaan kegiatan Coklit, Rabu (15/07/2020).

Mengambil tempat di Taman Hanuman Kelurahan Sempidi, sosialisasi ini dikemas dalam bentuk orasi oleh Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta.  Adapun informasi yang disampaikan kepada masyarakat khususnya Pemilih Badung bahwa hari ini mulai dilakukan pendataan pemilih, diawali dengan kegiatan klik serentak. Proses ini juga merupakan awal pelaksanaan coklit serentak pada tanggal 18 Juli 2020.

Dalam orasinya, Semara Cipta menyampaikan kepada masyarakat untuk memastikan diri terdaftar sebagai pemilih. Jika belum terdaftar, maka dapat melapor kepada petugas di tingkat desa/kelurahan atau Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) yang mulai bertugas mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020.

“Petugas-petugas kami dilapangan yaitu PPDP akan mendatangi setiap rumah penduduk, setiap pemilih untuk didata. Bilamana kemudian ada data pemilih yang tidak benar atau tidak akurat maka akan diperbaiki,” jelasnya.

Lebih jauh pria yang akrab disapa Kayun Semara ini mengatakan proses pemutakhiran ini memiliki dua mekanisme dimana masyarakat dapat melakukan pengecekan data diri secara online melalui Aplikasi Sistem Informasi Pemilih Online (SIPO). Kemudian dipastikan secara offline dimana petugas PPDP membawa hardcopy data pemilih untuk dilakukan pencocokan ke rumah-rumah. Proses coklit ini adalah memastikan PPDP mengunjungi setiap rumah, karena ada proses penempelan stiker coklit.

“Petugas PPDP dalam bertugas selama Covid-19 ini, begitu ditetapkan dengan SK, maka langsung dibagikan dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Face Sheild, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer. Jadi semua kelengkapan APD ini sebagai bentuk komitmen kita selain menjaga diri petugas juga menjaga pemilih yang dikunjungi, terutama ketika berkunjung ke rumah penduduk,” tandasnya.

Sementara itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, IGKG Yusa Arsana Putra, menyampaikan jika belum terdaftar akan didaftarkan menjadi pemilih baru dengan mengisi formulir A.A KWK. Untuk kegiatan ini ada tiga hal yang mendasar  yaitu cocok centang, jika semua data cocok langsung dicentang, kemudian perubahan data, jika data salah dapat diubah, dan terakhir TMS coret misalnya jika pemilih sudah meninggal maka dapat dicoret.

“Sekarang saatnya petugas coklit ini mempunyai kewenangan penuh untuk memperbaiki data pemilih, dengan harapan bahwa data pemilih kita di Badung akurat dan up to date,” terang Yusa Arsana Putra.

Perlu diketahui Gerakan Klik itu sendiri adalah pengecekan data diri melalui HP andorid. Masyarakat dapat mengecek data dirinya melalui website https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/. Setelah di klik maka muncul fitur, masukkan nama dan NIK. Hasilnya jika sudah terdata sebagai pemilih maka akan muncul di TPS mana pemilih yang bersangkutan terdaftar.

Jadi kepada masyarakat Pemilih Badung, pastikan diri terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada Badung 22020 pada 9 Desember 2020 mendatang. Dengan klik serentak, masyarakat sudah turut bertanggung jawab sebagai warga Badung.

Foto Terkait :

Komentar

Dokumen Terkait